facebook

Blogroll

lukisan paling amahal didunia


Lukisan adalah karya seni yang dihasilkan oleh coretan tangan seniman berdasarkan perasaan yang bisa memunculkan sebuah gambar yang bisa mengutarakan perasaanya pada saat dilihat. Ya memang susah menemukan lukisan tersebut di dunia ini. Ada yang mengatakan lukisan akan menjadi tinggi nilainya jika sang pelukis sudah meninggal. Apakah benar seperti itu? Sahabat anehdidunia.com, melihat banyaknya kata Lukisan termahal yang kita temukan di beberapa website, dan mereka mengatakan harga yang berbeda, akhirnya kami admin anehdidunia.com memakai sumber terpercaya yaitu berdasarkan wikipedia. Berikut urutan lukisan termahal di dunia.

10. The Scream Karya Edvard Munch


Harga: $123.7 juta. Lukisan ini merupakan versi keempat yang diciptakan oleh Edvard Munich. Lukisan tersebut dibuat dengan menggunakan minyak, tempera dan pastel. Edvard menyelesaikan lukisan ini pada tahun 1895 dan merupakan karyanya yang dibilang sangat mahal. Lukisan ini dijual pada Sotheby’s Impressionist dan Modern Art Auction pada tahun 2012 dan dibeli oleh Leon Black. Leon Black membeli ini pastel 1895 melalui lelang Sotheby di New York pada tahun 2012. Ada empat versi lukisan ini yang secara kolektif diberi judul Der der Natur Schrei, atau Scream of Nature. Karya seni ini memiliki sosok dengan ekspresi kesakitan dan kesedihan. Angka tersebut diatur dengan latar belakang langit oranye yang berapi-api. Tiga versi lainnya berada di Oslo di Norwegia. Satu lukisan dengan Galeri Nasional Oslo. Lukisan kedua dan lainnya pastel dengan Munch Museum di kota yang sama.

9. Garçon à la pipe Karya Pablo Picasso


Harga lukisan $130.6 juta. Lukisan cat minyak ini berukuran 100 x 81,3 cm adalah karya Pablo Picasso (kebangsaan Spanyol), menggambarkan seorang anak laki-laki kota Paris sedang memegang pipa di tangan kanannya. Dilukis pada masa “Rose Period” (1904–1906), masa dimana lukisan-lukisan Picasso bercorak riangdan didominasi warna oranye dan pink (merah muda). Lukisan ini tidak bergaya “cubist” seperti lukisan-lukisan cubist Picasso lainnya. Laku terjual seharga 104,1 juta dollar AS di tempat pelelangan Sotheby’s, New York, 4 Mei 2004.

8. Bal du moulin de la Galette Karya Pierre-Auguste Renoir


Harga lukisan $143.3 juta. Lukisan ini dikenal juga dengan sebutan Bal du Moulin de la Galette yang diselesaikan pada tahun 1876 oleh seniman bernama Pierre-Auguste Renoir. Dalam dunia seni, lukisan ini dianggap sebagai salah satu lukisan terbaik. Sampai tahun 1894, lukisan ini merupakan bagian dari koleksi pribadi Gustave Caillebotte, yang juga seorang pelukis asal Perancis. Meskipun pembeli lukisan ini dirahasiakan, namun ada laporan bahwa lukisan ini dibeli oleh seorang kolektor asal Swiss.

7. Three Studies of Lucian Freud Karya Francis Bacon


Harga lukisan $144.5 juta. Lukisan berjudul "Three Studies of Lucian Freud" itu terjual, Selasa (12/11/2013) hanya dalam enam menit penawaran di ruang lelang maupun lewat telepon di Balai Lelang Christie's di New York City. Juru bicara Christie's, Elizabeth Van Bergen menyebutkan lukisan itu dibuat pada 1969 dan merupakan salah satu karya fenomenal dari Bacon. Lukisan tersebut menggambarkan Lucian Freud saat berada dalam puncak hubungan dengan Bacon. Dalam lukisan yang dipilah dalam tiga bagian itu, Freud duduk di atas kursi kayu dengan posisi bervariasi.

6. Portrait of Dr. Gachet Karya Vincent van Gogh


Harga lukisan $151.4 juta. Lukisan yang dilukis oleh pelukis impressionis Belanda ini, tiba-tiba saja menjadi terkenal di dunia ketika seorangpengusaha Jepang bernama Ryoei Saito membelinya seharga82,5 juta dollar AS ditempat pelelangan Christie’s, New York.Begitu gandrungnya Saito pada lukisan ini, sehingga ia ingin dikremasi bersama lukisannya ini jika kelak ia mati. Saitomeninggal tahun 1996 namun lukisannya tetap aman, tak ikut dikremasi. Vinvent van Gogh melukis potret diri Dr. Gachet’s 2 versi, versi satunya berada di museum Paris dan sangat berbeda warnanya dengan lukisan yang dimiliki Saito.

5. Portrait of Adele Bloch-Bauer I Karya Gustav Klimt


Harga lukisan $157.7 juta. Gustav Klimt menyelesaikan lukisan ini pada tahun 1907 dengan kanvas berukuran 54 x 54 inci dan menggunakan minyak, emas dan perak. Akuisisi terbaru dari lukisan ini dibuat oleh Ronald Lauder pada tahun 2006 dan ditampilkan di galeri nya, Neue Galerie di New York City. Lukisan ini dibuat pada saat Klimt sedang berada di Wina. Ferdinand Bloch-Bauer, yang merupakan seorang tokoh industri gula, menugaskan Klimt untuk melukis istrinya, Adel Bloch-Bauer.

4. Le Rêve Karya Pablo Picasso


Harga lukisan $157.9 juta. Pablo Picasso memelopori gerakan seni modern disebut Kubisme dan secara luas diakui sebagai artis yang paling penting dari abad ke-20. Pablo Picasso merupakan pelukis yang pertama kali mengenalkan Cubism, sebuah aliran seni modern. Ia juga dianggap sebagai sosok seniman paling berpengaruh sepanjang abas 20. Salah satu lukisan Pablo yang terkenal yaitu Le Reve (The Dream dalam bahasa Perancis) yang ia buat pada tahun 1932. Sosok wanita dalam lukisan minyak dengan media kanvas berukuran 130 cm x 97 cm ini tak lain adalah kekasih Pablo.

3. Woman III Karya Willem de Kooning


Harga lukisan $161.8 juta. Lukisan tahun 1953 ini merupakan karya Willem De Kooning. Sebenarnya lukisan ini merupakan bagian dari serangkaian yang melibatkan enam lukisan berbeda. Lukisan ini bergaya abstrak ekspresionis dari Klooning dan memiliki ukuran 68 x 48,5 inci. Pada tahun 2000, lukisan karya Willem ini dijual oleh David Geffen kepada seorang miliarder, Steven A. Cohen.

2. No. 5, 1948 Karya Jackson Pollock


Harga lukisan $164.7 juta. Lukisan termahal kedua adalah Lukisan No.5 karya Jackson Pollock. Harga lukisan ini mampu tembus hingga kisaran harga 1.64 triliun. Jackson adalah seniman asal Amerika yang sangat popular akan aliran lukis abstrak Impresionisme. Menurut para ahli seni lukisan ini mempresentasikan abstrak dari sebuah sarang. Hingga saat ini lukisan ini dimiliki oleh David Geffen setelah Jackson menjual kepadanya.

1. The Card Players Karya Paul Cézanne


Harga lukisan $273 juta. Lukisan termahal di dunia ini diciptakan oleh pelukis asal Perancis bernama Paul Cezanne. Alasan yang paling utama kenapa lukisan ini dijual dengan harga yang sangat mahal karena detail halus dan intensitas warna yang bagus. Lukisan ini merupakan lukisan terakhir dari 5 lukisan Cezanne yang sedang menggambarkan seorang pemain kartu. Pada tahun 2011, keluarga kerajaan Qatar membeli lukisan ini dalam sebuah lelang.

Sahabat anehdidunia.com pengertian bahwa dikatakan Lukisan Termahal Di Dunia karena terjual dan ada yang membeli karena masih banyak lukisan yang tak ternilai harganya seperti lukisan terkenal Monalisa dan lain lain. Semoga artikel ini dapat membantu dan menambah wawasan anda.

Fakta-fakta Unik Dari Dunia Musik


1. Judul Lagu Terpanjang
http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/40049_146750248687446_145440815485056_322225_6363120_n.jpg
Tahukah Anda kalau ada satu lagu yang tercatat punya judul paling panjang dalam sejarah penciptaan lagu. Lagu itu berjudul I’m a Cranky Old Yank in a Clanky Old Tank on the Streets of Yokohama with my Honolulu Mama Doin’ Those Beat-o, Beat-o Flat-On-My-Seat-o, Hirohito Blues.
Hoagy Carmichael yang menulis lagu ini di tahun 1943 akhirnya membongkar rahasia kalau lagu itu awalnya hanya berjudul I’m a Cranky Old Yank namun karena ingin membuat lelucon maka judul lagu itupun ditambah lagi dengan beberapa kata.
2. Musisi Peraih Grammy Awards Terbanyak
http://michaeljackson4eva.files.wordpress.com/2009/06/michael-jackson-grammy-and-quicey-jones.jpg?w=320&h=240
Michael Jackson tercatat sebagai musisi yang berhasil meraih piala Grammy terbanyak dalam sejarah. Hingga akhir hayatnya, ia berhasil mengumpulkan delapan piala bergengsi ini.
3. Komposisi Piano Terpanjang dalam Sejarah
http://www.vinylsearcher.com/largeImages/42587688.jpg
Komposisi piano terpanjang dalam sejarah adalah komposisi karya Erik Satie yang berjudul Vexations. Ada 180 not dalam komposisi ini dan sesuai dengan urutan yang dibuat sang pencipta, lagu ini harus diulang sampai 840 kali.
Vexations pertama kali dipentaskan pada bulan September 1963 di Pocket Theater, New York City dan memerlukan sepuluh pianis untuk menuntaskan lagu ini secara berantai.
4. Video Pertama yang Tayang di MTV
http://www.chartstats.com/images/artwork/5329.jpg
Video pertama yang ditayangkan di MTV adalah lagu ‘Video Killed the Radio Star’ milik Buggles yang diputar pada tanggal 1 Agustus 1981. Sekitar 16 tahun kemudian, pada tanggal 27 Februari 2000, MTV menayangkan lagi lagu Video Killed the Radio Star sebagai video kesatu juta yang mereka tayangkan.
Video ini juga jadi video nomor tiga yang paling sering diputar di MTV. Urutan pertama diduduki oleh Peter Gabriel lewat lagu Sledgehammer.
5. Hari Bersejarah bagi Lagu Kebangsaan Inggris
http://quezi.com/wp-content/uploads/2009/06/3022212264_e4ca5d9eda.jpg
Tanggal 9 Februari 1909 tercatat sebagai hari bersejarah bagi lagu kebangsaan Inggris. Pada hari itu lagu ‘God Save The King’ dimainkan 17 kali berturut-turut oleh band militer Jerman di stasiun kereta api Rathenau, Brandenburg.
Alasannya, pada saat itu, Raja Edward VII yang seharusnya muncul dari dalam gerbong kereta sambil diiringi lagu ini ternyata mengalami kesulitan mengenakan seragam Field-Marshall Jerman dan band militer Jerman terpaksa harus mengulang lagu ini sampai Raja Edward VII muncul.
6. Video Klip Pertama dari Musisi Kulit Hitam
http://live.drjays.com/wp-content/uploads/2010/06/michael-jackson-billie-jean-234986.jpg
Video klip lagu Billie Jean milik Michael Jackson tercatat sebagai video klip pertama dari musisi berkulit hitam yang ditayangkan MTV.
7. Rockstar Pertama yang Ditangkap di Atas Panggung
http://i562.photobucket.com/albums/ss63/Unknown2350/jim-morrison-the-doors.jpg?t=1242103809
Jim Morrison, vokalis band The Door tercatat sebagai rockstar pertama yang ditangkap polisi saat sedang berada di atas panggung.

Asal Usul Sejarah Mesin Jahit


Asal Usul Sejarah jahit-menjahit dengan menggunakan jarum sudah dimulai pada awal-awal peadaban manusia.
Bahan jarumnya bermacam-macam.
Ada yang terbuat dari batu, tembaga, tulang ataupun gading. Jarum yang masih kasar itu digunakan untuk menyatukan kulit hewan menjadi pakaian.
Sementara benangnya yang digunakan dibuat dari otot hewan.
Jarum logam digunakan sekitar abad ke-14, yang merupakan jarum dengan menggunakan lubang yang umum dijumpai pada saat ini.
Asal Usul Sejarah Penemuan MEsin Jahit
Pada tahun 1755, seorang imigran Jerman, Charles Weisenthal, yang tiggal di Inggris, mematenkan penemuan jarumnya yang khusus dirancangnya untuk sebuah mesin.
Sayangnya patennya tidak merinci mesin yang menggunakan jarum tersebut.
Berikutnya, seorang pembuat lemari asal Inggris, Thomas Saint yang juga mematenkan mesin jahit di tahun 1790.
Tidak diketahui apa Saint benar-benar membuat prototipe mesin yang digunakan pada saat itu, atau hanya sekedar mematenkan agar mendapatkan royalti, kelak jika mesin itu bisa dibuat.
Yang pasti, Thomas Saint merinci dalam patennya sebuah benda tajam yang dapat membuat lubang pada kulit dan memasukkan jarum pada lubang yang ada.
Selangkah lebih maju dari Weisenthal.
Namun reproduksi temuan Saint itu ternyata tidak bisa beroperasi.
Perkara Paten ini juga dilupakan oleh Balthasar Krems.
Warga berkebangsaan Jerman ini menemukan mesin otomatis untuk menjahit topi di tahun 1810.
Dia tidak mematenkan temuanya dan konon mesinnya tidak pernah berfungsi dengan baik.
Upaya untuk membuat mesin jahit memang tidak pernah pudar.
Banyak pula yang akhirnya menyebabkan perang paten.
Namun tidak sedikit pula yang berakhir dengan kegagalan.
Contohnya John Adams Doge dan John Knowles dari Amerika.
Mereka berdua membuat mesin jahit pada tahun 1818 namun ujung-ujungnya mesin itu gagal saat digunakan untuk menjahit sejumlah kain.
Mesin Jahit yang bisa berfungsi diciptakan oleh Barthelemy Thimonier pada tahun 1830.
Mesin ini hanya menggunakan satu benang dan sebuah jarum kait seperti jarum bordir atau sulam.
Sayangnya, temuan ini tidak memperoleh sambutan baik dari masyarakat.
Bahkan dirinya hampir terbunuh ketika sejumlah penjahit membakar pabrik garmen miliknya karena takut tersaingi dan menimbulkan pengangguran akibat temuan mesin jahitnya.
Kembali seorang Amerika mencoba membuat mesin jahit dan sukses ditahun 1834, yang bernama Walter Hunt.
Namun anehnya, dia tidak merasa bahagia dengan temuannya, karena dia merasa temuannya akan menimbulkan pengangguran.
Mesin Jahit elias Howe
Puncak penemuan mesin jahit terjadi di Amerika Serikat yang ditemukan oleh Elias Howe.
Mesin buatannya menggunakan dua benang dari arah berlawanan dan memiliki jarum berlubang untuk benang di bagian ujung.
Jarum itu didesak menembus kain dan membuat semacam lengkungan benang di sisi bawah kain.
Sebuah benang dari arah lain disisipkan ke dalam lengkungan tadi.
Lalu kedua benang membuat jalinan yang mengunci kain.
Kabarnya temuan ini inspirasi dari mimpinya.
Dalam mimpinya, perut Howe ditusuk oleh seorang kanibal dengan tombak dalam tidurnya.
Bentuk ujung tombak inilah yang dijadikan inspirasi buat menciptakan jarum yang sudah lama dicarinya.
Perang Pematenan Mesin Jahit
Mesin Jahit Howe
Namun setelah penemuannya, Howe dihadapkan pada masalah dengan mempertahankan paten dan memasarkan temuannya.
Akhirnya dia berjuang selama sembilan tahun.
Isaac Singer
Perang paten sendiri pecah ketika Isaac Singer menemukan mekanisme naik turun pada mesin jahit dan Allen Wilson mengembangkan alat kait pemintal berputar.
Mesin jahit belum menjadi barang produksi massal hingga tahun 1850-an.
Mesin Jahit Isaac Singer
Setelah Isaac Singer berhasil membuat mesin jahit dengan jarum jahit yang bisa digerakkan kayuhan pedal kaki, maka kesuksesan penjualan mesin jahit secara komersial terbuka.
Sebelumnya, mesin jahit terdahulu menggerakkan jarumnya dari pinggir dan digerakkan dengan tangan.
Bagaimanapun, mesin Isaac Singer menerapkan mekanisme jalinan dua benang yang dipatenkan Howe.
Maka Elias Howe menuntut Isaac Singer atas paten yang serupa dan berhasil memenangkan perkaranya pada tahun 1854.
Sebenarnya Walter Hunt menerapkan jalinan benang dari dua sumber benang dan jarum berlubang.
Namun pengadilan memutuskan paten jatuh ketangan Howe setelah Hunt membatalkan patennya.
Jika Hunt tetap mematenkan temuannya, Elias Howe dapat dikalahkan dalam perkaranya dengan Isaac Singer.
Maka atas kekalahan itu, Isaac Singer harus membayar royalti paten Elias Howe.
Jika saja paten yang dimiliki warga Inggris, John Fisher ditahun 1844 itu tidak hilang, maka Fischer akan terlibat dalam perang paten mesin jahit.
Pasalnya mesin renda buatannya menerapkan mekanisme yang serupa dengan mesin Howe maupun Singer.
Keberhasilan dalam mempertahankan hak atas patennya membuat keuntungan Elias Howe melonjak tajam.
Pendapatan tahunannya yang semula 300 dolar Amerika menjadi lebih dari 200.000 dolar AS per tahun untuk saat itu.
Dalam kurun waktu 14 tahun (1854-1867), Howe mengumpulkan dana hingga 2 juta dolar AS atas temuannya.
Ia lantas menyisihkan sebagian kekayaannya selama Perang Saudara Amerika bagi Pasukan Infantri dan sebagian lagi sumbangan atas nama pribadinya.